Padangpanjang, 1 April 2026 — Proses seleksi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang saat ini masih berlangsung dan diikuti oleh 16 orang mahasiswa dari berbagai program studi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendorong mahasiswa memperoleh pengalaman akademik sekaligus pengabdian masyarakat di tingkat internasional.
Seleksi dilaksanakan oleh tim penilai yang terdiri dari Sekretaris LP2M, Ranelis, M.Sn., bersama anggota tim yaitu Susandrajaya, M.Sn., Wahyu Nova Riski, S.Sn., M.GMC., dan Sri Meiweni Basra, M.Pd. Proses seleksi mencakup beberapa tahapan, mulai dari evaluasi administrasi, uji kemampuan komunikasi, kesiapan mental, hingga pemahaman peserta terhadap program KKN Internasional serta wawasan kebudayaan.

Hingga saat ini, tim seleksi masih melakukan penilaian secara menyeluruh dan objektif terhadap seluruh peserta. Dari total 16 mahasiswa yang mengikuti seleksi, nantinya akan dipilih 3 orang terbaik yang akan mewakili institusi dalam program KKN Internasional.
Sekretaris LP2M menyampaikan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan profesional guna memastikan peserta yang terpilih memiliki kompetensi yang sesuai. “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa yang nantinya lolos benar-benar siap, baik dari sisi akademik, kemampuan komunikasi, maupun adaptasi di lingkungan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kasubbag Umum LP2M, Hardison, S.IP, menambahkan bahwa program KKN Internasional merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus memperluas jejaring global. “Melalui seleksi ini, kami berharap dapat menjaring mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental, kemampuan berkolaborasi lintas budaya, serta mampu menjadi duta institusi di tingkat internasional,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa transparansi dan objektivitas menjadi prinsip utama dalam proses seleksi. Seluruh tahapan dilakukan secara terbuka dan terukur guna menghasilkan peserta terbaik yang benar-benar layak untuk diberangkatkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya mampu bersaing di tingkat global, tetapi juga dapat membawa nama baik institusi serta memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan pengabdian masyarakat di luar negeri.
Hasil akhir seleksi direncanakan akan diumumkan dalam waktu dekat setelah seluruh tahapan penilaian selesai dilaksanakan.
