Visi ISI Padangpanjang

“Mewujudkan Seniman dan Ilmuwan Seni Budaya Melayu Nusantara Tahun 2030”

Misi ISI Padangpanjang 

  1. Menyelenggarakan pendidikan seni yang berkualitas dengan menjunjung tinggi nilai-nilai dasar budaya Melayu.
  2. Menyelenggarakan penelitian dasar dan inovatif untuk menunjang pengembangan kesenian Melayu serta meningkatkan publikasi ilmiah
  3. Menciptakan pusat kajian dan kreativitas seni berazaskan keilmuan dan profesionalisme, serta peka dan responsif terhadap perubahan dengan menjunjung tinggi moralitas bangsa.
  4. Menciptakan dan mengembangkan pusat informasi seni budaya bangsa yang bertanggungjawab.
  5. Meningkatkan dan memberdayakan potensi lembaga untuk kejayaan diri, lembaga, bangsa dan negara.dan mampu beradaptasi dengan perkembangan seni budaya baik di tingkat nasional maupun internasional.
  6. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dalam rangka reformasi birokrasi.

 Tujuan Strategis ISI Padangpanjang

  1. Menghasilkan lulusan yang bermutu dan memiliki kompetensi dalam penguasaan ipteks.
  2. Menhhasilkan penelitian dan karya seni yang bermutu, relevan dan berdaya saing sesuai dengan perkembangan ipteks;
  3. Meningkatkan kualitas kerjasama di berbagai bidang seni dan budaya.
  4. Meningkatkan inventarisasi dan Melayu Nusantara.
  5. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia dan sarana dan prasarana yang memadai.
  6. Terwujudnya tata kelola pemerintaham yang efektif efisien dan berintegritas dalam rangka reformasi birokrasi.

Sasaran Strategis ISI Padangpanjang

  1. Terwujudnya proses pembelajaran dan kemahasiswaan yang berkualiatas, relevan, dan berdaya saing nasional dan internasional.
  2. Meningkatnya jumlah, mutu penelitian/karya seni dan pengabdian kepada masyarakat serta haki, paten, publikasi ilmiah bertaraf nasional, internasional.
  3. Meningkatnya kualitas kelembagaan dan kerjasama.
  4. Meningkatnya dokumentasi seni dan karya inovasi seni di berbagai bidang.
  5. Meningkatnya kualitas dan kuantitas SDM, serta sarana dan prasarana yang memadai.
  6. Terlaksananya reformasi birokrasi