Konsep dalam pendirian Program Studi Pariwisata Institut Seni Indonesia Padangpanjang berlandaskan keilmuan seni, budaya, kreativitas dan manajemen industri Pariwisata yang dituangkan dalam kurikulum Program Studi Pariwisata. Nilai-nilai seni, budaya dan kreatifitas serta IPTEKS, menjadi landasan konsep, model, dan pengelolaan destinasi dan atraksi wisata yang berkelanjutan (sustainable tourism). Hal tersebut sejalan dengan visi dan misi dari Institusi Seni Indonesia Padangpanjang.

Pendirian Program Studi Pariwisata di ISI Padang panjang telah didukung dan direkomendasikan oleh sebagian besar pimpinan daerah di Sumatera Barat diantaranya Walikota Kota Payakumbuh, Bupati Kabupaten Tanah Datar, Walikota Kota Pariaman, Bupati Kabupaten Padang Pariaman, Walikota Kota Bukittinggi, Sekretaris Daerah Kebupaten Damasraya, Walikota Kota Padangpanjang, Walikota Kota Padang, Bupati Kabupaten Sijunjung, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupen Lima Puluh Kota, Walikota kota Solok, dan Bupati Kabupaten Agam. Dokumen terkait dukungan atau rekomendasi ini dilampirkan dalam lampiran Prodi Pariwisata. Rekomendasi ini tentunya memperlihatkan pengharapan yang besar dari pemerintah kota dan kabupaten untuk bekerjasama dan bersinergi dengan Prodi Pariwisata ISI Padangpanjang dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan Pariwisata di daerah-daerah tersebut.

refky2

Ketua Prodi Pariwisata
Muhammad Refki Novesar, S.E., M.S.M.

Sekretaris Prodi Pariwisata
Fadlul Rahman, S. Hum., M.Hum.

Prodi Pariwisata di ISI Padangpanjang berada pada unit pengelola Fakultas Seni Rupa dan Desain yang memiliki pengembangan keilmuan terkait seni, budaya dan kreatifitas dalam bidang pariwisata. Hal ini sangat berbeda dengan prodi pariwisata di universitas Brawijaya yang berada pada unit fakultas Ilmu administrasi, prodi pariwisata di Universitas Gadjah Mada yang berada pada unit Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Pariwisata Udayana yang membawahi beberapa prodi terkait keilmuan pariwisata seperti Program Studi Manajemen.

Dalam mengembangkan keilmuan prodi-prodi pariwisata ini tentunya selaras dengan visi dan misi fakultas serta visi dan misi universitas masing-masing. Selain itu, beberapa mata kuliah yang di hadirkan oleh Program Studi Pariwisata ISI Padangpanjang akan memiliki konsep dan keterbaharuan yang berbeda dengan Prodi Pariwisata di institusi lain/pembanding.

Pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) adalah salah satu keunikan dan keunggulan Program Studi Pariwisata Institut Seni Indonesia Padangpanjang, karena dalam konsep pariwisata berkelanjutan didasarkan pada kriteria keberlanjutan, yang artinya bahwa pembangunan pariwisata dapat didukung secara ekologis dalam jangka panjang sekaligus layak secara ekonomi, adil secara etika dan sosial terhadap masyarakat. Selain itu, keunikan lain yang akan dihadirkan pada Program Studi Pariwisata Institut Seni Indonesia Padangpanjang adalah Pariwisata Halal yang merupakan Salah Satu Mata Kuliah yang membedakan program studi pariwisata di ISI Padangpanjang dengan Program Studi Pariwisata di perguruan tinggi yang lain di Indonesia seperti Universitas Brawijaya, Udayana, Universitas terbuka dan Universitas Gadjah mada. Hal ini sejalan dengan program pemerintah Sumatera Barat yang menjadikan Pariwisata Halal sebagai salah satu ikon Pariwisata Sumatera Barat.

Program Studi Pariwisata Institut Seni Indonesia Padangpanjang menitikberatkan pada upaya untuk menghasilkan pengelola destinasi dan atraksi wisata serta konsultan pariwisata yang memahami pengembangan pariwisata berkelanjutan. Hal ini menjadi pertimbangan karena ISI Padangpanjang yang memiliki SDM dibidang seni rupa maupun seni pertunjukan yang mumpuni dalam mengajar secara optimal sesuai dengan muatan kurikulum yang menitikberatkan pada kemampuan mahasiswa dalam melahirkan lulusan program studi pariwisata yang profesional.

Profil Lulusan Program Studi

Adapun Profil Lulusan Program Studi Pariwisata Institut Seni Indonesia Padangpanjang adalah sebagai berikut:

  1. Pengelola Destinasi dan Atraksi Wisata

Profil lulusan program studi pariwisata Institut Seni Indonesia Padangpanjang yang pertama adalah sebagai pengelola destinasi dan atraksi wisata. Pengelola destinasi dan atraksi wisata merupakan lulusan yang bertanggung jawab atas kegiatan pengelolaan dan pelaksanaan promosi sebuah destinasi dan atraksi wisata. Pengelola destinasi dan atraksi wisata menjadi satu keahlian manajerial khusus yang mampu menjadikan sebuah destinasi layak untuk dikunjungi dan mempunyai karakteristik serta keunikan dibandingkan dengan destinasi lain di sebuah kawasan atau daerah. Selain pengelolaan, kemampuan memasarkan destinasi dan atraksi wisata juga menjadi bagian dari keahlian pengelola destinasi dan atraksi wisata.

  1. Pengelola Hospitaliti

Profil lulusan program studi pariwisata Institut Seni Indonesia Padangpanjang yang kedua adalah sebagai pengelola hospitaliti. Profil lulusan Pengelola hospitaliti meliputi kemampuan untuk mengelola segala kategori industri hospitaliti. Secara umum industri hospitaliti meliputi industri yang bergerak di bidang food and beverages (makanan dan minuman), travel and tourism yang berkaitan erat dengan fasilitas untuk berpergian, lodging yang berkaitan dengan akomodasi atau penginapan serta rekreasi yang meliputi segala aktivitas untuk bersantai dan bersenang-senang. Pengelola hospitaliti harus mempunyai kecakapan dalam memberdayakan semua aset dan sumber daya manusia di industri ini secara maksimal.

  1. Konsultan Pariwisata

Profil lulusan program studi pariwisata Institut Seni Indonesia Padangpanjang yang ketiga adalah sebagai Konsultan Pariwisata. Profil Lulusan Konsultan Pariwisata merupakan sebuah keahlian khusus yang memberikan pelayanan jasa untuk melaksanakan riset dan studi dalam hal pembangunan dan pengembangan industri pariwisata dan segala hal yang tercakup didalamnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Konsultan pariwisata mencakup layanan konsultasi mengenai studi kelayakan, perencanaan, pengelolaan sampai pada tahap pemasaran.