Keunikan dan Keunggulan Program Studi Desain Produk di ISI Padangpanjang, Indonesia.

Program Studi Desain Produk Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Padangpanjang ini lebih menunjukan keahlian secara konseptual yang mampu berfikir kritis, analisis, logis dan sistematis dimana untuk mengembangkan keilmuan desain produk yang inovatif. Tentunya keilmuan desain produk yang inovatif dapat diaplikasikan dengan melakukan pendekatan bidang lain seperti bidang kesehatan, pendidikan, budaya, ekonomi dan lain-lain. Partisipasi program studi ini juga ditekankan pada pengembangan lokal jenius (kearifan lokal) dengan pendekatan Budaya Melayu Nusantara. Pengembangan produk-produk budaya seperti kerajinnan, usaha-usaha dalam bidang produk lokal akan dikaji dengan pendekatan desain produk. Permasalahan-permasalahan yang terdapat dilapangan dapat dipecahkan, mampu memutuskan dan diselesaikan dari aspek desain produk.

Kendall Malik2

Ketua Prodi Desain Produk
Kendall Malik, S.Sn., M.Ds.

rahma melisya2

Sekretaris Prodi Desain Produk
Rahma Melisha Fajrina, S.H., M.H.

Program ini menjadikan mahasiswa mampu meriset, menganalisis dan mampu menyelesaikan masalah secara desain produk yang tentunya dari hasil observasi lapangan, pengumpulan data dan analisis data yang didapat dari lapangan. Kemudian program studi juga menantang partisipasinya dengan berfikir mandiri, kerja mandiri dan menyelesaikannya secara mandiri, berkualitas dan terdapat guna. Pengetahuan dan kemampuan dasar diberikan agar desainer muda siap berprofesi seperti mengambar, baik manual maupun digital, sampai dengan pengetahuan manajemen yang berkaitan dengan proyek. Selain itu ditambah pemahaman tentang studi ergonomi yang berguna dalam profesi Desain Produk, sehingga dapat menjawab kebutuhan dunia industri.

Secara Garis besar Program studi desain Produk mempunyai 6 Tema Konsetrasi perancangan:

  1. Desain Produk Kriya (Craft Design)
  2. Desain Produk Penunjang Interior dan Eksterior
  3. Desain Produk Sarana duduk
  4. Desain Produk Peralatan rumah tangga
  5. Desain Produk Perhiasan

Point-point mata kuliah yang diajarkan dalam Program Studi Desain Produk Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Tingkat 1 pemahaman Prinsip dasar dan Elemen-elemen Desain;
  2. Tingkat 2 Pendalaman Konsep desain, strategi desain, pengembangan desain Produk dengan pendekatan manajemen desain, ergonomi desain, fungsi, estetika, semiotika desain, dan
  3. Tingkat 3 penguasaan implementasi industry berdasarkan ruang lingkup budaya/tradisi, pengolahan sumber daya alam, peluang pasar, dan desain yang modern yang bernilai jual tinggi yang sesuai dengan kebutuhan
  4. Tingkat 4 Pengembangan produk secara konseptual dan kewirausahaan;

Profil Lulusan Program Studi.

Profil lulusan dari Program Studi Desain Produk yang diusulkan ini diharapkan dapat mengisi kebutuhan masyarakat pada skala nasional serta internasional akan tenaga pendidik yang profesional dan terampil dibidang desain,  khususnya desain produk untuk beberapa decade ke depan. Namun berdasarkan lulusan dari program studi desain produk tentunya memiliki jenis profesi atau bentuk kerjanya setelah lulus.

Kompetensi lulusan program studi desain produk ISI Padangpanjang sebagai berikut :

1.Desainer Produk (Jalur Profesional)

Lulusan mampu menambahkan unsur estetis pada produk (styling), mampu menemukan solusi atas bentuk dari produk (forming), mampu mendesain produk (designing), mampu membuat model & prototipe suatu produk (prototyping). Lulusan program studi Desain Produk memiliki beberapa bagian jobdesk meliputi;

  1. Model Maker (Pembuat model) 2D dan 3D
  2. Perancangan Prototype (Prototype Designer)
  3. Desainer Digital Modeling (Menguasai software aplikasi Modeling desain)
  4. Konseptor Desainer dan Desainer Product di R & D perusahaan (Research and Development)
  5. Perancang Strategi dan Pengembangan (Strategy Designer and Development)
  6. Desainer produk kebutuhan
  7. Desainer produk kebutuhan
  8. Desainer produk kerajinan (Rotan, Bambu, Kayu, Logam, Keramik, Tektil dan Kulit).
  9. Wirausahawan di bidang Desain Produk Kriya

2.  Konsultan Desain (Jalur Kewirausahaan)

Profesi desainer produk juga memberikan penyuluhan dalam pengembangan produk-produk lokal seperti UKM-UKM yng bergerak dibahan seperti Rotan, Bambu, Keramik, Kayu, Kulit, Logam dan Tekstil. Kemudian, profesi desainer produk yang berbasis pada bidang keilmuan teknik atau Engineering di Indonesia pada saat ini merupakan suatu profesi yang belum umum, namun hal itu bukan berarti bahwa prospek kerja sebagai desainer produk sangat kecil. Seorang desainer produk dapat menjadi seorang konsultan desain, perancang mainan, atau bahkan menjadi seorang entrepreneur. Jadi konsultan desain memberikan jasa desain tentang proyek-proyek desain produk dan Lembaga tempat pengembangan desain. Disamping itu konsultan desainer produk juga dapat memecahkan masalah yang dimiliki oleh klien – klien dalam proyek desain.

3. Pendidikan Desain (jalur pendidikan)

Lulusan dapat juga berkerja antara pendidik dengan perusahaan atau berkolaborasi baik secara desain atau penelitian desain dengan pihak instansi-instansi/perusahaan dimana bertujuan mengejar desain yang sesuai dengan kebutuhan dan selera pasar. Seperti contoh: para lulusan dapat bekerja dengan lembaga/instansi/perusahaan yang sudah menandatangani MoU dengan prodi desain produk atau lembaga-lemabaga pengembangan lainnya.