Padangpanjang, 12 Mei 2026. HMJ Pendidikan Kriya menggelar pameran bertajuk “CILPACASTRA III: Jejak Karya, Jejak Makna” di Gedung Nusantara Institut Seni Indonesia Padangpanjang pada 11–13 Mei 2026. Kegiatan tahunan ini menjadi ruang apresiasi sekaligus pengembangan kreativitas mahasiswa Pendidikan Kriya melalui beragam karya seni kriya yang sarat nilai artistik dan makna budaya.
Pameran yang diinisiasi oleh mahasiswa angkatan 2023, 2024, dan 2025 tersebut menghadirkan karya-karya mahasiswa Pendidikan Kriya dari tahun 2024 hingga 2026. Mengusung tema “Jejak Karya, Jejak Makna”, kegiatan ini tidak hanya menampilkan hasil keterampilan artistik, tetapi juga merepresentasikan gagasan, nilai, dan budaya yang dituangkan melalui medium kriya.
Ketua Pelaksana, M. Ibnu Fauzan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terus berkarya sekaligus mempererat solidaritas antaranggota HMJ Pendidikan Kriya.
“Melalui CILPACASTRA III, kami ingin menghadirkan ruang kreatif yang mampu mendorong mahasiswa untuk terus berkesenian, berkolaborasi, serta membangun makna melalui karya yang ditampilkan,” ujarnya.

Ketua Jurusan Pendidikan Kriya, Amrizal, S.Pd., M.A., dalam sambutannya mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menyelenggarakan pameran tahunan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan keterampilan, pengalaman berkesenian, serta kesadaran mahasiswa dalam berorganisasi.

Pembukaan kegiatan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan ketua pelaksana dan kaprodi, penampilan seni karawitan, hingga fashion show karya mahasiswa Pendidikan Kriya. Pameran kemudian dibuka secara resmi yang ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Wakil Rektor II Dr. Iswandi.

Selain menjadi ruang apresiasi karya, kegiatan ini juga bertujuan membangun kreativitas mahasiswa, mempererat tali persaudaraan, meningkatkan keterampilan berkesenian, serta menumbuhkan kekompakan dan disiplin dalam organisasi mahasiswa.
CILPACASTRA III diharapkan menjadi momentum penting bagi mahasiswa Pendidikan Kriya untuk terus menghadirkan karya-karya kreatif dan bermakna, sekaligus memperkuat eksistensi seni kriya di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
