Padangpanjang, Selasa 21 April 2026 — Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum., meninjau langsung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di lingkungan kampus ISI Padangpanjang.
Peninjauan dilakukan pada hari pertama pelaksanaan sebagai bentuk komitmen pimpinan dalam memastikan seluruh proses ujian berlangsung lancar, tertib, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan secara nasional. Dalam kesempatan tersebut, Rektor didampingi jajaran pimpinan serta panitia pelaksana memantau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari ruang ujian, perangkat komputer, hingga stabilitas sistem jaringan.
ISI Padangpanjang sebagai salah satu pusat pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 menyediakan tiga lokasi utama, yaitu Gedung Rektorat, Perpustakaan, dan Gedung UKM. Secara keseluruhan, terdapat 10 laboratorium komputer yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan ujian berbasis digital tersebut.
Untuk menunjang kenyamanan peserta, panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti area parkir yang memadai, pojok informasi UTBK, ruang tunggu peserta, toilet umum, serta denah lokasi yang memudahkan akses menuju ruang ujian.
Pada tahun ini, ISI Padangpanjang melayani sebanyak 4.282 peserta. Khusus pada hari pertama, pelaksanaan UTBK berlangsung tertib dengan tingkat kehadiran peserta yang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Dalam keterangannya, Rektor menegaskan bahwa kesiapan pelaksanaan UTBK menjadi prioritas utama dalam menjamin kualitas layanan kepada peserta.
“Kami berkomitmen memastikan pelaksanaan UTBK di ISI Padangpanjang berjalan optimal, tertib, dan sesuai standar nasional, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan maksimal,” ujar Dr. Febri Yulika.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik sekaligus Ketua Pusat UTBK ISI Padangpanjang, Prof. Rosta Minawati, menyampaikan bahwa seluruh aspek pelaksanaan telah dipersiapkan secara matang.
“Mulai dari kesiapan sistem, mekanisme pengawasan, hingga layanan kepada peserta telah kami siapkan secara optimal. Alhamdulillah, pada hari pertama pelaksanaan berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ungkapnya.
Selanjutnya dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi , Rektor juga didampingi oleh Koordinator Monev UTBK-SNBT, Satuan Pengawas Internal (SPI), serta pihak kepolisian setempat untuk melakukan pengawasan langsung di lokasi ujian. Monitoring ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur, sekaligus mengantisipasi potensi kendala serta menjaga integritas dan keamanan ujian.
Dan Rektor turut mengapresiasi dedikasi seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan berbagai aspek teknis maupun nonteknis.
Melalui monitoring yang dilakukan secara intensif, diharapkan seluruh rangkaian UTBK-SNBT 2026 di ISI Padangpanjang dapat berlangsung dengan lancar hingga sesi terakhir.
Sebagai informasi, UTBK-SNBT merupakan salah satu jalur seleksi nasional untuk masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia yang dilaksanakan secara berbasis komputer, sehingga kesiapan infrastruktur, sistem, dan pengawasan menjadi faktor krusial dalam menjamin kualitas dan kredibilitas pelaksanaan seleksi.










