Diklatsar III KSR PMI Unit ISI Padangpanjang Resmi Dibuka, Cetak Relawan Muda Tangguh dan Berjiwa Kemanusiaan

Padang Panjang, 2 Mei 2026 — Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) III Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang resmi dibuka oleh Ketua PMI Kota Padang Panjang, Ibu Maria Feronika Hendri Arnis, S.T. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan relawan guna meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan di kalangan generasi muda.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri oleh Rektor ISI Padangpanjang yang diwakili oleh Kepala Subbagian Umum PDSMU ISI Padangpanjang, Novitru Yanti, SE jajaran pengurus PMI Kota Padang Panjang, serta pembimbing KSR PMI Unit ISI Padangpanjang, Hamdani Agus, ST

Dalam sambutannya, Ketua PMI Kota Padang Panjang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Diklatsar III sebagai wadah strategis dalam membentuk relawan yang tangguh, berintegritas, dan siap terjun dalam berbagai aksi kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa relawan PMI memiliki peran vital dalam merespons situasi darurat dan kebutuhan sosial masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya pelatihan teknis, tetapi juga proses pembentukan karakter. Kesungguhan, disiplin, dan rasa tanggung jawab menjadi kunci utama dalam mencetak relawan yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Diklatsar III KSR PMI Unit ISI Padangpanjang diikuti oleh 19 peserta, yang terdiri dari 15 mahasiswa ISI Padangpanjang dan 4 peserta dari Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap selama bulan Mei 2026 di Kota Padang Panjang dengan berbagai materi pelatihan, mulai dari kepalangmerahan, pertolongan pertama, hingga manajemen tanggap darurat.

Mengusung tema “Nyala yang Tak Padam”, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kepedulian, solidaritas, serta memperkuat peran relawan muda sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan.

Sementara itu, pihak ISI Padangpanjang menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan karakter mahasiswa di luar aspek akademik. Melalui Diklatsar ini, mahasiswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga nilai empati, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

Dengan dibukanya kegiatan ini secara resmi, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan optimal serta mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam kehidupan bermasyarakat.

Diklatsar III ini menjadi langkah nyata dalam mencetak relawan muda yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan misi kemanusiaan, sejalan dengan semangat PMI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.