Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman kampus ISI Padangpanjang, Senin (4/5/2026). Upacara berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, diikuti oleh pimpinan institut, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa di lingkungan ISI Padangpanjang.
Bertindak sebagai pembina upacara, Rektor ISI Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum., memimpin langsung jalannya upacara. Peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh sivitas akademika untuk meneguhkan kembali peran strategis pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global.

Dalam rangkaian kegiatan, ISI Padangpanjang juga melaksanakan penyerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas negara. Penghargaan tersebut terdiri dari:
- Satyalancana Karya Satya 30 tahun (emas) kepada 2 orang ASN,
- Satyalancana Karya Satya 20 tahun (perak) kepada 11 orang ASN,
- Satyalancana Karya Satya 10 tahun kepada 20 orang ASN.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga membacakan pidato Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dalam rangka Hardiknas 2026. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa tema tahun ini, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, menjadi seruan bersama untuk menghadirkan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat .
Pidato tersebut menekankan bahwa pendidikan merupakan jantung peradaban dan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, krisis lingkungan, hingga perubahan dunia kerja. Transformasi pendidikan tinggi diarahkan pada tiga fokus utama, yakni perluasan akses yang inklusif, penguatan kolaborasi untuk melahirkan solusi nyata, serta pengembangan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat dan bangsa .
Rektor ISI Padangpanjang, Dr. Febri Yulika, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional tidak sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, pelayanan akademik, serta kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.
“Semangat Hari Pendidikan Nasional harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bergerak maju, menjaga integritas, serta meningkatkan kualitas pendidikan seni dan budaya. ISI Padangpanjang berkomitmen mencetak generasi kreatif, inovatif, dan berkarakter yang mampu memberikan dampak nyata bagi bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi seni memiliki peran penting tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu dan kreativitas, tetapi juga sebagai ruang lahirnya solusi kultural dalam menjawab tantangan zaman.
Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat, ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan akan kemajuan pendidikan Indonesia yang semakin inklusif, berkualitas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.




