Program Studi Seni Tari Pertunjukan mengawali agenda internasional tahun 2026 dengan melaksanakan kolaborasi akademik dan artistik bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Pahang, Malaysia. Kegiatan yang berlangsung pada 3–6 Januari 2026 ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring kerja sama internasional serta meningkatkan kualitas pembelajaran, penciptaan, dan pertukaran pengetahuan di bidang seni pertunjukan.
Kolaborasi internasional ini diwujudkan melalui rangkaian workshop seni tari dan pertunjukan kolaboratif yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlibat aktif dalam proses eksplorasi gerak, diskusi pendekatan koreografi, serta pengenalan tradisi dan karakteristik tari Indonesia dan Malaysia. Workshop dirancang sebagai ruang pembelajaran bersama yang menekankan pada dialog artistik lintas budaya, sementara pertunjukan menjadi wadah presentasi hasil proses kreatif yang dibangun secara kolaboratif.

Ketua Program Studi Seni Tari Pertunjukan, Yan Stevenson, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pertunjukan semata, tetapi juga memiliki nilai akademik yang kuat bagi pengembangan kapasitas mahasiswa dan dosen.
“Kolaborasi dengan UiTM Cawangan Pahang ini kami rancang sebagai ruang belajar bersama yang mempertemukan praktik artistik, pendekatan akademik, serta konteks budaya yang berbeda. Mahasiswa tidak hanya belajar teknik dan koreografi, tetapi juga membangun pemahaman lintas budaya yang sangat penting dalam perkembangan seni pertunjukan di level global,” ujar Yan Stevenson.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan internasional di awal tahun ini merupakan bagian dari strategi Program Studi Seni Tari Pertunjukan dalam mendorong internasionalisasi kurikulum dan penguatan kompetensi lulusan.
“Kami ingin mahasiswa memiliki pengalaman langsung bekerja dalam ekosistem seni internasional, mulai dari proses kreatif, komunikasi artistik, hingga presentasi karya. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi tantangan profesional di masa depan,” tambahnya.
Selain berdampak pada pengembangan mahasiswa, kerja sama dengan UiTM Cawangan Pahang juga membuka peluang kolaborasi berkelanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pertunjukan seni. Program Studi Seni Tari Pertunjukan menargetkan kolaborasi ini sebagai fondasi bagi pengembangan program bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta produksi karya seni lintas negara di masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Seni Tari Pertunjukan menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan seni yang adaptif, terbuka, dan berorientasi global, sejalan dengan semangat internasionalisasi pendidikan tinggi dan penguatan peran seni pertunjukan dalam diplomasi budaya.
