Mahasiswa Berdampak ISI Padangpanjang Gotong Royong Bangun Kandang Itik di Nagari Tambangan

Tanah Datar — Mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang yang tergabung dalam program Mahasiswa Berdampak melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, hari ini. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang terdampak gangguan aktivitas pertanian, khususnya pada sektor persawahan.

Pada kegiatan tersebut, mahasiswa bersama warga setempat bergotong royong mengangkat bahan-bahan kandang itik sekaligus membantu proses pembangunan kandang itik milik Buk Yulia, salah seorang warga Nagari Tambangan. Kandang itik tersebut dipersiapkan sebagai sarana budidaya itik petelur yang akan diberikan kepada Buk Yulia sebagai alternatif pengalihan kegiatan ekonomi, menyusul terganggunya aktivitas bertani di sawah.

Pembimbing kegiatan Mahasiswa Berdampak, Emridawati, M.Sn dan Ferry Herdianto.,M.Sn, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan fisik, tetapi juga sebagai upaya pendampingan berkelanjutan bagi masyarakat. “Mahasiswa hadir untuk membantu masyarakat tetap produktif dan memiliki pilihan usaha yang realistis sesuai kondisi yang dihadapi. Budidaya itik petelur ini diharapkan dapat menjadi sumber penghasilan alternatif bagi warga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan gotong royong menjadi bagian penting dalam pembelajaran sosial. Mahasiswa dilatih untuk peka terhadap persoalan masyarakat serta mampu berkontribusi secara langsung melalui kerja kolaboratif dan solusi yang aplikatif.

Melalui program Mahasiswa Berdampak, ISI Padangpanjang terus mendorong mahasiswa untuk hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan riil yang dihadapi, serta ikut menghadirkan solusi yang berkelanjutan. Program ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan gotong royong pembangunan kandang itik ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Nagari Tambangan dan diharapkan menjadi langkah awal pengembangan usaha ternak itik petelur yang mampu meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga secara bertahap.