ISI Padangpanjang Lakukan Monev Perkuliahan, Pastikan Pembelajaran Berjalan Efektif

PADANG PANJANG — Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Perkuliahan pada awal semester. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Rektor I, beserta Wakil Rektor III, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Dekan, serta Wakil Dekan dan Kasubbag di lingkungan ISI Padangpanjang, sebagai upaya memastikan proses pembelajaran berjalan optimal, terjadwal dengan baik, serta didukung sarana dan prasarana yang memadai.

Wakil Rektor I ISI Padangpanjang, Prof. Rosta, menegaskan bahwa pengawasan intensif pada tiga minggu awal perkuliahan menjadi fase krusial untuk menjamin efektivitas proses belajar mengajar sejak awal semester.

“Kita memastikan pembelajaran berjalan lancar, mulai dari kesesuaian jadwal perkuliahan, kesiapan dosen pengampu, hingga dukungan sarana dan prasarana. Mahasiswa harus difasilitasi secara optimal agar proses akademik berlangsung efektif,” tegasnya.

Berdasarkan hasil monev sementara, Prof. Rosta mengungkapkan masih ditemui sejumlah ruang perkuliahan yang perlu dibenahi, antara lain terkait penerangan ruangan, suasana kelas yang belum sepenuhnya kondusif, serta ketersediaan dan fungsi perangkat pembelajaran seperti infokus. Untuk itu, seluruh unit terkait diminta memastikan kesiapan dan kelayakan fasilitas pendukung pembelajaran agar kegiatan perkuliahan dapat berlangsung maksimal.

Selain meninjau sarana prasarana, kegiatan monev ini juga menjadi ruang bagi dosen untuk menyampaikan berbagai kendala dan masukan terkait pelaksanaan perkuliahan di lapangan. Seluruh temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut oleh pimpinan fakultas dan universitas.

Sementara itu, Wakil Rektor III ISI Padangpanjang, Dr. Susas Rita, menekankan pentingnya kedisiplinan dalam pelaksanaan jadwal perkuliahan serta penguatan koordinasi di tingkat program studi.

“Dosen diharapkan tidak sering melakukan perubahan jadwal perkuliahan. Jika terdapat kendala, agar dibahas dan dikoordinasikan melalui rapat bersama di tingkat program studi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan perlunya penerapan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang telah diunggah dalam sistem akademik, sehingga dapat dipahami dan dijadikan acuan bersama oleh dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran.

Melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi ini, ISI Padangpanjang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, kenyamanan ruang belajar, serta efektivitas proses pendidikan, sejalan dengan penguatan tata kelola akademik dan peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi.