Lima Tenaga Kependidikan ISI Padangpanjang Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Kemendagri Tahun 2026

Padangpanjang, 4 Juni 2026. Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan kapasitas sumber daya manusia, Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang mengirimkan lima tenaga kependidikan untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I dan II Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri I Kementerian Dalam Negeri tersebut berlangsung di Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Partisipasi tenaga kependidikan dalam pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin-pemimpin pengawas yang adaptif, inovatif, serta mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Kelima peserta tersebut merupakan pejabat pengawas di lingkungan ISI Padangpanjang yang mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan pengembangan kompetensi kepemimpinan. Mereka adalah Amelia Fitri, S.Kom., Kepala Sub Bagian Umum Fakultas Seni Pertunjukan; Wendy Yulindo, S.Kom., Kepala Sub Bagian Umum Fakultas Seni Rupa dan Desain ;Hardison, S.A.P., Kepala Sub Bagian Umum Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat; Elva Susanti, S.E., Ak., Kepala Sub Bagian Umum Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu; serta Yesi Noviyanti, S.Pd., Kepala Sub Bagian Umum Pascasarjana.

Keberangkatan para peserta dilepas dan diantar langsung oleh Wakil Rektor II ISI Padangpanjang, Dr. Iswandi, M.Pd. Kehadiran Wakil Rektor II menjadi bentuk dukungan institusi terhadap peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur di lingkungan kampus.

Dr. Iswandi menyampaikan bahwa pelatihan kepemimpinan merupakan bagian penting dalam membentuk aparatur yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan tata kelola organisasi di masa depan. Menurutnya, penguatan kompetensi kepemimpinan menjadi salah satu aspek strategis dalam mendukung terciptanya tata kelola perguruan tinggi yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

“Keikutsertaan tenaga kependidikan ISI Padangpanjang dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas manajerial, kemampuan kepemimpinan, serta kualitas pelayanan kepada sivitas akademika dan masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Tahun 2026 dilaksanakan dengan metode blended learning yang terdiri atas tahapan Massive Open Online Course (MOOC), distance learning, pembelajaran klasikal, habituasi, hingga klasikal tahap akhir. Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, peserta akan dibekali berbagai kompetensi kepemimpinan yang relevan dengan tuntutan birokrasi modern.

Program ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kompetensi aparatur yang berkelanjutan. Selain itu, pelatihan juga menjadi sarana bagi peserta untuk memperluas wawasan, membangun jejaring profesional, serta menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di unit kerja masing-masing.

Hasil pembelajaran yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan untuk mendukung pencapaian visi dan misi institusi sebagai perguruan tinggi seni yang unggul di tingkat nasional maupun internasional.