Sinergi Pendidikan dan Perbankan Syariah, BSI Bantu Pengembangan Foodcourt ISI Padangpanjang

PADANG PANJANG – Institut Seni Indonesia Padangpanjang menerima bantuan dana sebesar Rp80 juta dari Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk pengembangan foodcourt kampus. Penyerahan bantuan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Rektor ISI Padangpanjang, pada Rabu, 18 Februari 2026.

Rektor ISI Padangpanjang, Febri Yulika, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BSI atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti dalam upaya peningkatan fasilitas kampus yang berdampak langsung pada kenyamanan dan kesejahteraan sivitas akademika.

“Foodcourt bukan sekadar tempat makan, tetapi juga ruang temu, ruang interaksi, dan ruang tumbuhnya kreativitas mahasiswa. Bantuan dari BSI ini menjadi bentuk sinergi nyata antara dunia perbankan syariah dan perguruan tinggi seni,” ujar Rektor.

Sementara itu, Hadi Wajaya Arifin, selaku Area Manager BSI Padang, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BSI dalam mendukung pengembangan pendidikan dan ekonomi berbasis syariah.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak berkelanjutan, baik bagi mahasiswa maupun pengembangan UMKM di lingkungan kampus,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tim BSI yang turut hadir terdiri dari Vivi Yandesti (ARTBM), Lola Anggraini (ACFM), serta Sherly Gustia Ningsih, selaku Branch Manager BSI Padang Panjang.

Kehadiran Tim BSI disambut langsung oleh jajaran pimpinan ISI Padangpanjang, yakni Rektor, Wakil Rektor II Iswandi, serta Kepala Biro PSDMU Mulyawan. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis, sekaligus menjadi momentum penguatan kerja sama kelembagaan ke depan.

Pengembangan foodcourt kampus ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan fasilitas kampus, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan UMKM, sejalan dengan semangat ekonomi kreatif dan prinsip syariah yang inklusif.