ISI Padangpanjang Dorong Kampus Berdampak, 50 Mahasiswa Tuntaskan Coaching Program di Nagari Tambangan

PADANGPANJANG, 23 Januari 2026 — Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif (UKM-KK) menutup pelaksanaan Coaching Program Mahasiswa Berdampak untuk Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan penutupan berlangsung di Ruang Rektorat Lantai III Kampus ISI Padangpanjang, Jumat (23/1).

Program ini diikuti oleh 50 mahasiswa ISI Padangpanjang sebagai bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Berdampak, yang menekankan peran aktif mahasiswa dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui penguatan kewirausahaan dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Kelompok Mahasiswa Berdampak untuk Nagari Tambangan merupakan salah satu dari tiga kelompok mahasiswa ISI Padangpanjang yang dinyatakan lolos seleksi dan memperoleh pendanaan dari pemerintah pusat. Program ini dirancang untuk menghasilkan dampak berkelanjutan, baik dari sisi peningkatan kapasitas masyarakat maupun penguatan ekosistem ekonomi kreatif di tingkat nagari.

Pelaksanaan program di ketuai oleh Irja, S.E., M.Si., dosen sekaligus Program Studi Kewirausahaan ISI Padangpanjang, dengan Emridawati, S.Pd., M.Sn., dosen Program Studi Seni Musik, sebagai wakil ketua. Sementara itu, Ferry Herdianto, S.Sn., M.Sn., dosen Program Studi Seni Musik, bertindak sebagai koordinator lapangan dalam pendampingan dan implementasi kegiatan di Nagari Tambangan.

Melalui Coaching Program Mahasiswa Berdampak ini, ISI Padangpanjang menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang berorientasi pada dampak, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen pembangunan berbasis kearifan lokal dan ekonomi kreatif.