Rektor ISI Padangpanjang Inisiasi Pendirian Galeri Seni sebagai Pusat Budaya Wilayah Barat Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2025 — Dengan semangat pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional, Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang menginisiasi pendirian Galeri Seni ISI Padangpanjang sebagai wujud komitmen institusi dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, sekaligus mendukung program strategis Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Sebagai bentuk keseriusan dan dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah di bidang kebudayaan, Rektor ISI Padangpanjang Dr. Febri Yulika,S.Ag.,M.Hum secara langsung mengajukan dan menyerahkan proposal pendirian Galeri Seni ISI Padangpanjang kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Proposal tersebut diterima langsung oleh Wakil Menteri Kebudayaan RI, Giring Ganesha Djumaryo, sebagai langkah awal penguatan sinergi antara perguruan tinggi seni dan pemerintah dalam pembangunan infrastruktur kebudayaan nasional.

Pendirian Galeri Seni ISI Padangpanjang diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem seni dan budaya, khususnya di wilayah barat Indonesia, yang selama ini masih memiliki keterbatasan ruang pamer dan fasilitas seni yang representatif. Galeri ini dirancang sebagai ruang ekspresi, apresiasi, edukasi, dan distribusi karya seni lintas disiplin, meliputi seni rupa, seni pertunjukan, hingga praktik seni kontemporer berbasis tradisi.

Rektor Febri menegaskan bahwa kehadiran galeri ini tidak semata sebagai fasilitas fisik, melainkan sebagai pusat kebudayaan yang hidup, inklusif, dan berkelanjutan. Galeri Seni ISI Padangpanjang akan menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, seniman, budayawan, komunitas, serta masyarakat luas dalam upaya merawat, mengembangkan, dan memajukan kebudayaan Indonesia.

“Wilayah barat Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, namun masih membutuhkan ruang yang representatif untuk menampilkan dan mengembangkan potensi tersebut. Galeri Seni ISI Padangpanjang dirancang untuk menjawab kebutuhan itu sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi seni sebagai motor penggerak pemajuan kebudayaan,” ujar Rektor Febri.

Ke depan, Galeri Seni ISI Padangpanjang akan difungsikan sebagai pusat pameran, pertunjukan, riset seni, residensi seniman, diskusi budaya, serta program edukasi publik. Melalui berbagai fungsi tersebut, galeri ini diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam pembangunan kebudayaan nasional serta memperkuat posisi ISI Padangpanjang sebagai pusat unggulan seni dan budaya di wilayah barat Indonesia.