UPT PUSINDOK ISI Padangpanjang Datangkan Dua Redaktur TEMPO.

Padangpanjang—Meningkatnya tantangan pekerjaan kehumasan yang dipanggul Pusindok dan Humas ISI Padangpanjang, memerlukan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dalam mengantisipasinya. Peningkatan tersebut mau tidak mau harus mengacu pada perkembangan dunia jurnalistik hari ini, mengingat jurnalistik masih menjadi corong terbaik untuk menyuarakan kegiatan kampus kepada masyarakat.

Untuk itu, sejak Kamis (28/6) lalu, di rektorat ISI Padangpanjang telah digelar pelatihan bagi jajaran Humas dan Pusindok. Kegiatan yang juga melibatkan mahasiswa dari UKM Pers ISI Padangpanjang tersebut dinilai sangat berarti oleh para peserta mengingat kompetensi pemateri yang memang telah matang di bidangnya. Duo pemateri yang sengaja didatangkan untuk kegiatan ini adalah Mustafa Ismail yang merupakan redaktur budaya Koran tempo, dan Gunawan Witcaksono yang merupakan redaktur foto di media yang sama.

Seperti yang sudah jamak diketahui, Koran tempo dari Tempo grup sangat berperan besar dalam perkembangan dunia jurnalisme di tanah air. Kedua tokoh penting di dapur redaksi koran ini diharapkan dapat memberi pencerahan bagi pihak Pusindok dan humas, terutama terkait dengan penerbitan media Langkah sebagai majalah kampus.

Dalam kata sambutannya, pembantu Rektor I Ediwar mengatakan, kegiatan ini memiliki peran penting bagi peningkatan kemampuan jajaran Pusindok dan humas termasuk para mahasiswa dari UKM Pers dalam melahirkan berita-berita bermutu dan penting bagi perkembangan ISI Padangpanjang ke depan. “Kami berharap dari kegiatan ini akan lahir kesadaran kita bersama untuk membangun citra ISI padngpanjang melalui media massa, dengan dilahirkannya para penulis-penulis dari kampus ini sendiri,” katanya.

Kegiatan-kegiatan dan program-program kampus kata Ediwar akan sia-sia jika tidak terpublish dengan baik. Apalagi saat ini publikasi sangat menentukan minat masyarakat untuk memasukkan anak-anaknya ke sebuah perguruan tinggi. “Media juga harus kita manfaatkan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kesenian yang kita ajarkan kepada mahasiswa selama ini,” kata Ediwar.

Sementara itu, ketua Pusindok ISI Padangpanjang Rasmida mengatakan, kegiatan ini berkaitan sekali dengan upaya penerbitan Langkah yang kali ini sudah memasuki tahun ke tiga. “Majalah ini kita harapkan dapat terus menerus terbit sebagai wujud upaya kita dalam menyosialisasikan segala hal tentang perkembangan kampus kita ini. Makanya kita harus membekali semua yang terlibat di dalamnya dengan pengetahuan yang cukup tentang jurnalistik,” katanya.

Didatangkannya dua orang pemateri dari grup tempo diyakini Rasmida akan turut mempererat silaturahmi ISI Padangpanjang dengan media nasional tersebut. “ISI Padangpanjang terus berkembang sesuai dengan tuntutan terhadap perguruan tinggi terkini. Dengan baiknya publikasi, akan semakin mempercepat pencapaian visi dan misi kampus kita,” katanya.

Dalam paparannya, pemateri Mustafa Ismail memperinci tentang apa itu jurnalistik dan apa sesungguhnya yang harus di sampaikan para jurnalis dalam beritanya. Sementara, Gunawan Witjaksono lebih banyak mengurai mengenai peran foto dalam sebuah media. Kedua pemateri memiliki waktu 2 hari untuk meng-upgrade kemampuan jurnalistik awak Pusindok, Humas dan UKM Pers ISI Padang Panjang. (muhammad Fadhli)