Rektor ISI Padangpanjang Tinjau Lokasi KKN

Padangpanjang – Setelah dilepasnya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tanggal 18 Juli lalu, Rektor Insitut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di setiap nagari yang ditempati mahasiswa KKN tersebut, Jumat (4/8/17).

Kegiatan Monev ini merupakan kegiatan yang wajib dilakukan lembaga dalam rangka meninjau dan evaluasi setiap program kerja mahasiswa yang melaksanakan KKN, Selain itu juga melihat progress kerja yang telah dilaksanakan sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Kunjungan Rektor ISI Padangpanjang yang juga didampingi oleh Ketua LPPM Febri Yulika tersebut menegasakan kepada para mahasiswa yang ikut dalam kegiatan KKN tersebut agar selalu menjaga sikap di dalam masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga dituntut untuk kreatif untuk melihat kebutuhan masyarakat di setiap daerah lokasi khususnya di bidang seni.

“Dalam kegiatan ini, kalian harus kreatif, lihat kondisi masyarakat, dan upaya, manfaat serta kontibusi apa dari kalian (mahasiswa KKN-red) bagi masyarakat setelah kalian meninggalkan lokasi KKN ini nantinya” tegas Rektor.

Selain beberapa program tersebut, mahasiswa juga menjadi duta Gerakan Nasional Revolusi Mental yang digagas oleh Menko PMK Puan Maharani. Sebagai duta GNRM, mahasiwa KKN juga diberikan kewajiban untuk mensosialisasikan kegiatan seperti gerakan Anti narkoba, Pola Hidup Bersih dan Sehat, Gotong Royong, Budaya Antri dan lain sebagianya.

Dalam pelaksanaan tersebut, setiap kelompok mahasiswa KKN juga diberikan bantuan operasional dalam melaksanakan kegiatan tersebut oleh Negara.

Mahasiswa-mahasiswa KKN ini disebar di beberapa kabupaten di Sumatera Barat. Untuk KKN Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) ISI Padangpanjang mengirim mahasiswa di Kabupaten Solok dan Kabupaten Sijunjung. Untuk KKN DIKTI, mahasiswa ditempatkan di Kabupaten Agam dan Kabupaten Padangpariaman.

Sedangkan untuk KKN Kebangsaan yang diikuti secara nasional, ISI Padangpanjang juga mengirim 5 orang mahasiswa yang di tempatkan di Gorontalo. Pelaksanaan KKN ini telah berlangsung semenjak tanggal 18 Juli 2017 dan akan berakhir pada 20 Agustus 2017 nanti.