Prof. Werry Berikan Kuliah Umum di ISI Padangpanjang

Padangpanjang – Pada kuliah perdana mahasiswa baru Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Senin (4/9/17) di ISI Padangpanjang, Prof. Werry Darta Taifur menegaskan bahwa masa kuliah merupakan masa untuk menyempurnakan pengetahuan yang didapat selama menjadi siswa.

Dijelaskannya bahwa saat ini merupakan saat dimana indonesia berada pada Golden Age, dimana jumlah generasi muda lebih besar yang bisa menjadikan Indonesia sebagai Negara berkembang pada tahun 2020.

Pakar ekonomi tersebut juga menjelaskan kepada mahasiswa baru tersebut bahwa mahasiswa-mahasiswa inilah yang nantinya menjadi estapet pembangunan tanah air.

“Kalian semua merupakan orang-orang yang lahir sebagai generasi Z atau generasi milenial, kualitas pendidikan kalian tentu sangat berbeda dengan kami yang lahir di generasi sebelumnya yang jauh dengan teknologi. Hal ini tentu akan membuat kalian akan bisa jauh lebih hebat dari pada kami,” sebut Mantan Rektor Unand tersebut.

Disebutkan oleh Werry bahwa saat ini perkembangan teknologi yang begitu pesat sangat membantu perkembangan ilmu pengetahuan. disisi lain, Werry menjelaskan perkembangan teknologi juga bisa berakibat fatal bagi generasi muda saat ini jika salah dalam penggunaannya.

“Negara luar telah menyiasati negara-negara berkembang agar tidak bisa menjadi negara maju, berbagai cara dilakukan, salah satunya dengan perang melalui teknologi yang bisa merusak generasi muda” jelas Werry.

Rektor ISI Padangpanjang Prof. Novesar Jamarun mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Prof. Werry atas kehadiran dan memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa baru tersebut. Disampaikan nya bahwa kehadiran Prof. Werry ini tidak menjadi yang terakhir, tapi untuk seterusnya dapat menjadi bagian dari ISI Padangpanjang untuk perkembangan dunia pendidikan di Indonesia.

Selain kuliah umum, mahasiswa baru ISI Padangpanjang juga disuguhkan pertunjukan mahasiswa yang akan ditampilkan di Naning, Cina pada event China Asean Theater Week yang dilaksanakan pada 5-12 September nanti.