MoU Dengan Pemda Kota Padangpanjang Menutup Rangkaian Diesnatalis 53 Tahun ISI Padangpanjang

Padangpanjang – Dies Natalis ke 53 Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang kali ini sangat meriah. Rangkaian tersebut ditutup dengan Sidang Senat Terbuka, sekaligus orasi ilmiah di Gedung Hoeridjah Adam, ISI menerima bantuan Bus serta diamanahkan sebagai pusat penyerahan bantuan bus sekolah dan kampus bagi sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (19/12).
Umar Aris, Staf Ahli Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Umar mengatakan, bantuan bus kampus tersebut diberikan sesuai dengan komitmen pemerintah untuk menurunkan angka kemacetan. Selain itu, sebagai tingginya kebutuhan mobilisasi instansi pendidikan.

“Kami berharap bantuan ini akan mendatangkan manfaat di kedua sisi tersebut. Kami di kementerian bersama DPR RI akan mengkaji bantuan selanjutnya, karena seperti kampus ISI ini masih mengajukan permintaan sekaitan dengan adanya penyusutan dua bus kampus yang sudah berusia 17 tahun,” ucap Umar.
Prof. Dr. Novesar Jamarun, Rektor ISI Padangpanjang melakukan kesepakatan kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Novesar Jamarun mengatakan, MoU ini menggariskan penguatan sinergisitas kedua pihak. Kehadiran ISI akan memberikan peran penting dalam kemajuan Kota Padangpanjang, dengan dibukanya ruang oleh pihak pemerintah dalam berbagai sisi sesuai dengan kompetensi institusi.


“ISI yang merupakan suatu institusi kesenian, tentu membawa dampak positif bagi kemajuan kota. Sebagai mana ungkapan Walikota, Padangpanjang akan menjadi kota tujuan wisata dengan kuantitas dan kualitas pertunjukkan seni menjadi salah satu penunjang,” Tutur Novesar.

Sementara, Walikota Padangpanjang, H. Fadly Amran, BBA mengatakan, bentuk kerja sama yang disepakati dengan kampus seni berupa komitmen sinergisitas dalam berbagai hal. Terutama terkait dengan keterlibatan kedua belah pihak dalam kepentingan untukmemajukan kota dan institusi kesenian tersebut.


“MoU berisikan kesepakatan Pemko dan ISI berkaitan dengan saling bahu-membahu dalam berbagai hal. Orientasinya mengarah kepada kemajuan kota dan kampus sesuai dengan linearisasi yang berimbas terhadap kebaikan bersama,” ucap Fadly.(Del/*)