KINERJA TENDIK ISI BAKAL DIGENJOT SIPEKA

96 Tenaga Kependidikan (tendik) yang bekerja di Institut Seni Indonesia Padangpanjang harus bersiap menghadapi perubahan besar dalam dunia kerja mereka. Tahun 2020, Tunjangan Kinerja untuk para pegawai tersebut bakal ditentukan berdasarkan hasil kerja mereka sesungguhnya. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) ISI Padangpanjang, Afriyenis kemarin. “Ini adalah wujud dari re aplikasi program Sitampan yang telah diterpakan oleh Pemko Padang Panjang, dan oleh kita kemudain diberi nama Si Peka,” katanya.

Program ini sebenarnya sudah lama disiapkan. Namun baru akan betul-betul direalisasikan pada 2020 mengingat masih ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan. “Sementara itu, kita juga sedang menyiapkan fasilitas serta regulasinya. Jadi, ketika nanti diterapkan pada 2020, semua sudah benar-benar matang,” sebutnya. Dalam pelaksanaan penerapan ini, pihak BAUK sendiri kata Afriyenis telah menyiapkan rencana jangka pendeng, menengah dan panjang. Salah satu pelaksanaan rencana yang sudah disusun itu adalah sosialisasi yang digelar pada Senin (24/6) lalu.

Seperti juga Si Tampan yang dimiliki Pemko Padang Panjang, Si Peka akan menjadi instrumen untuk meningkatkan kinerja para pegawai, mengingat besarnya tunjangan Kinerja yang mereka peroleh akan dilandaskan pada seberapa tinggi nilai mereka dalam bekerja. “Nilai tersebut didasarkan pada 3 aspek yakni kehadiran, kinerja dan integritas,” sebutnya. Kehadiran akan terlihat dari absen yang saat ini telah menerapkan sistem terbaru. Sementara, kinerja didasarkan pada capaian yang sudah didapatkan apakah sesuai dengan taret atau tidak. Sedangkan Integritas berdasarkan pada penilaian pimpinan.

Secara runut, alur penilaian nantinya akan dimulai dari pemberian tugas dan target oleh pimpinan kepada para pegawai. Lalu dilanjutkan dengan proses pelaksanaan kerja. Dan kemudian hasil kerja akan dilaporkan kembali dalam SKP. Dari situlah akan terlihat seberapa nilai yang patut diperoleh seorang pegawai, sehingga didapatkan standar besaran tunjangan yang akan ia dapatkan.
Rektor ISI Padang Panjang, Prof Novesar Jamarun mengatakan, proses sosialisasi menjelang dilaksanakannya program Si Peka harus terus dilakukan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tenaga kependidikan serta para pimpinan tiap unit kerja dalam lembaga ISI Padang Panjang. “Kami yakin, program ini akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja para pegawai. Namun, sesuatu yang baru tentu butuh pengenalan dulu. Dan ke depan, kami berharap ini akan terus di kembangkan,” katanya.

Peningkatan kinerja adalah tuntutan pasti bagi para pegawai perguruan tinggi, mengingat semakin berkembangnya tingkat persaingan antar perguruan tinggi tersebut. “Kualitas perguruan tinggi pastinya sangat ditentukan oleh kualitas kerja SDM nya. Dan kita tidak bisa berlalai-lalai lagi. Sektor ini memang harus segera kita tingkatkan supaya mutu kita dalam menerapkan tridharma perguruan tinggi semakin baik dari waktu ke waktu,” sebut rektor. (Fadhli-Humas/Pusindok)