GEREK AKREDITASI, ISI KERJASAMA DENGAN UNILAK

Pakanbaru– Institut Seni Indonesia Padang Panjang selalu membuka diri bagi berbagai perguruan tinggi di Indonesia, terutama dalam menjalin kerjasama untuk mewujudkan tri dharma perguruan tinggi. Terbaru, perguruan tinggi yang dinakhodai oleh Prof Novesar Jamarun ini menggelar kerjasama dengan Universitas Lancang Kuning. Kerjasama yang awalnya ditawarkan oleh Unilak ini utamanya akan berkaitan dengan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Penandatanganan MoU dan MoA dilaksanakan di kampus Unilak pada Jum’at (14/6) antara Dr Hj Hasnati (rektor Unilak) dengan Prof Novesar Jamarun (rektor ISI Padang Panjang), disaksikan oleh petinggi dari dua lembaga tersebut. Dalam kata sambutannya rektor Unilak menekankan pada dua Fakultas di perguruan tinggi yang ia pimpin yakni FIA dan Fakultas Ilmu Budaya untuk memanfaatkan kerjasama ini dengan sebaik mungkin.

Sementara itu, Prof Novesar Jamarun mengatakan, kerjasama antar perguruan tinggi akan sangat penting artinya dalam menggerak akreditasi masing-masing. Dan lebih jauh lagi, menurutnya kerjasama yang dibangun tersebut akan berdampak baik bagi pengembangan pengetahuan mahasiswa dan dosen, terutama terkait dengan seni dan budaya. “Kerjasama ini tidak hanya akan berdampak bagi kita sebagai perguruan tinggi, tetapi juga kepada provinsi Riau dan Sumatera Barat secara luasnya,” katanya.

Usai acara, Novesar menambahkan bahwa kerjasama antar perguruan tinggi yang dilakukan ISI Padang Panjang adalah untuk memperluas cakupan pergaulan akademis dalam rangka melahirkan kegiatan-kegiatan yang bermutu sebagai penerapan tri dharma perguruan tinggi. “Seni tidak bisa dilepaskan dari berbagai bidang ilmu lain yang melingkupi di sekitarnya. Karena itu, kerjasama kita dengan berbagai lembaga pendidikan tinggi yang terkait dengan ilmu-ilmu lain juga perlu kita lakukan,” sebutnya.

Usai penandatanganan, acara dilanjutkan dengan Focus Grup Discussion untuk melahirkan gagasan-gagasan implementasi kerjasama yang dibangun. Pada kesempatan itu, berhasil ditetaskan sejumlah ide, terutama terkait penelitian dan riset bersama di masa datang. (Fadhli-Humas Pusindok)