DKV RAIH AKREDITASI B, REKTOR : LECUTAN BAGI JURUSAN YANG LEBIH SENIOR

Di periode ke 2 kepemimpinan rektor Prof Novesar Jamarun, ISI Padang Panjang makin berkilau. Salah satu jurusan yang merasakan hal tersebut adalah Desain Komunikasi Visual. Setelah sebelumnya jurusan ini tercatat sebagai salah satu yang paling diminati oleh calon mahasiswa, kini jurusan yang bernaung di bawah Fakultas Seni Rupa dan Desain tersebut dipastikan akan lebih diminati lagi. Pasalnya, kini DKV telah mengantongi sertifikat akreditasi B.

“Alhamdulillah, setelah berjuang sejak tahun 2016, akhirnya kini Jurusan kita sudah mendapat akreditasi B. semua ini berkat kerjasama semua lini, ketua Jurusan yang lama dan tentu saja dukungan dari pimpinan kami baik di rektorat maupun dekanat,” kata ketua Jurusan Ferry Fernando. Dijelaskannya, DKV yang berdiri pada tahun 2014 awalnya hanya memiliki mahasiswa sebanyak 23 orang saja. “Hingga pada 2018 lalu, kita menerima mahasiswa angkatan baru saat itu mencapai 111 orang,” sebutnya. peningkatan jumlah mahasiswa yang signifikan inilah yang menjadi salah satu faktor penunjang diperolehnya akreditasi bergengsi.

“Ada banyak faktor kenapa DKV diminati anak muda. Salah satunya adalah karena faktor revolusi 4.0 yang kian terasa di semua lini kehidupan. Jadi, dunia desain yang memegang peranan kunci dalam revolusi ini tampak sebagai peluang karir yang menjanjikan,” katanya. Ketika masih berada di bawah naungan Jurusan Seni Murni. DKV sebagai program studi sudah berusaha menunjukkan eksistentsinya lewat berbagai kegiatan, hingga makin dikenal masyarakat. “Saat ini total mahasiswa kita sudah mencapa 343 orang banyaknya. Dengan jumlah sebesar itu, kami yakin akan semakin siap untuk merintis peningkatan akreditasi berikutnya,” katanya.

 

Meski belum pernah mewisuda satupun alumninya, namun Jurusan DKV menurut Ferry punya peluang besar untuk naik akreditasi menjadi A. “Kita akan terus berjuang dan tidak akan berpuas diri sampai disini saja. Kalau perlu, setelah ini segera kita akan kejar akreditasi A,” katanya. Keyakinan ini ditunjang dengan dukungan berupa kehadiran fasilitas-fasilias baru, seperti Labor Komputer yang sebentar lagi akan beroperasi. “Sebelumnya kita masih pakai labor milik Fakultas. Namun sekarang kita akan punya labor komputer sendiri. Otomatis ini akan sangat menguntungkan bagi proses belajar mengajar, terutama dalam hal praktek,” ulas Ferry.

Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain Yandri mengatakan, pihaknya juga terus mendukung peningkatan akreditasi setiap jurusan baru, termasuk DKV. “Pdaa dasarnya peningkatan akreditasi di tingkat Jurusan akan menjadi landasan bagi peningkatan akreditasi seluruh lembaga. Jadi setiap Jurusan memiliki peran yang sama di mata kami. Khusus untuk DKV, akan terus kita support, apalagi menghadapi perkembangan dunia digital saat ini,” katanya. Menurut catatan sementara, dari sederetan ujian masuk perguruan tinggi yang telah digelar, DKV ISI Padang Panjang sudah mengantongi 90 nama calon mahasiswa baru. “Jika nanti kita sesuaikan dengan jumlah yang dipatok rektorat misalnya 120 orang, maka berarti DKV hanya butuh 30 mahasiswa lagi. Dan untuk itu masih tersedia 2 jalur termasuk ujian mandiri yang akan segera digelar,” katanya.

Rektor ISI Padang Panjang Prof Novesar Jamarun menyampaikan selamat pada Jurusan DKV atas diperolehnya akreditasi B tahun ini. Dengan prestasi tersebut, rektor berharap semua kalangan di ISI Padang Panjang turut terpacu. “Jangan hanya DKV saja yang merasa bersemangat. Justru Jurusan-Jurusan yang lebih dulu berdiri harus semakin bersemangat lagi. Prestasi DKV ini harus dianggap sebagai pelecut bagi Jurusan-jurusany yang lebih senior,” katanya.

 

Rektor membeberkan, dari prestasi yang sudah diraih DKV maka akan semakin mulus perjalanan rektorat untuk memperjuangkan berdirinya prodi-prodi baru di bawah jurusan tersebut. “Karena saat ini ISI Padang Panjang dituntut untuk turut berperan dalam bidang pendidikan vokasi, maka kami sudah mengancang untuk mendirikan prodi-prodi non S-1, salah satunya akan bernaung di rumpun Desain. Otomatis, itu akan berada di jurusan DKV,” katanya. (Muhammad Fadhli-Humas/Pusindok)