Di Tarok, ISI Padangpanjang Bakal Kembangkan Vokasi

Padangpariaman, Rakyat Sumbar Institut Seni Indonesia Padangpanjang dituntut untuk bisa terlibat dalam upaya revitalisasi pendidikan vokasi. Hal itu disampaikan oleh Sekjen Kemenristek Dikti Ainun Naim disela kunjungannya ke kawasan pendidikan terpadu Tarok City Jumat (5/7). Ditemui usai memberikan kata sambutan, Ainun mengatakan pendidikan vokasi merupakan salah satu fokus pengembangan pendidikan saat ini. Revitalisasi pendidikan fokasi sudah kita jalankan beberapa waktu belakangan dan kita berharap ISI Padangpanjang dapat turut terlibat di dalamnya, katanya.


Untuk merevitalisasi pendidikan vokasi, kata Ainun diperlukan komitmen setiap perguruan tinggi dalam mengembangkan pendidikan D3 dan D4. ISI Padangpanjang diharapkan dapat membuka program D3 dan D4 yang akan melahirkan tenaga-tenga vokasi yang siap kerja, katanya. Prasyarat utama yang patut diperhatikan untuk pengembangan seperti ini kata Ainun adalah prospek kerja bagi lulusan. Maka dari itu kita berharap perguruan tinggi (seperti ISI Padangpanjang) dapat terlebih dahulu memulai langkah revitalisasi vokasinya melalui kerjasama dengan dunia industri, katanya.

Sementara itu, Rektor ISI Padangpanjang Prof Novesar Jamarun mengatakan, rencana pengembangan pendidikan vokasi memang sudah digodok oleh rektorat yang ia pimpin. Kita memang tengah berupaya mengembangkan pendidikan D3 dan D4 di ISI Padangpanjang. Inshaallah, hal ini akan selaras dengan cita-cita pengembangan pendidikan vokasi oleh pemerintahan sekarang, katanya.
Pendidikan vokasi menurut Novesar memang berpeluang besar meningkatkan animo generasi muda untuk menjadi mahasiswa di ISI Padangpanjang. Pasalnya, bekal keterampilan bidang kesenian yang kini berkaitan erat dengan pertumbuhan industri kreatif sangat digandrungi para lulusan SMA apalagi SMK. Bidang-bidang seni seperti kriya dan desain sangat dibutuhkan dunia industri kreatif yang berkembang pesat saat ini. Makanya, SDM bidang ini harus kita persiapkan dengan matang, terutama untuk level D3 yang mengedepankan skill, katanya.


Sementara itu, ketua jurusan Desain Komunikasi Visual Anin Ditto mengatakan, sejumlah bidang di rumpun ilmu desain memang layak untuk di buka di level program D3 dan D4. Kalau kita lihat di Jawa saja misalnya, bidang-bidang seperti animasi dan desain produk sangat diminati anak muda, sebutnya. Menurut sejarahnya, ISI Padangpanjang sendiri dahulunya adalah pendidikan vokasi tingkat tinggi. Diawali dengan Konservatori Karawitan yang berdiri setengah abad lalu.(muh)